You are currently viewing Penumpang KRL Dilarang Masuk Stasiun Tugu Buat Salat, KAI Minta Maaf

Penumpang KRL Dilarang Masuk Stasiun Tugu Buat Salat, KAI Minta Maaf

Stmikmercusuar- Stasiun Tugu, salah satu stasiun kereta komuter di Yogyakarta, adalah tempat yang sangat penting dalam layanan kereta api di wilayah tersebut. Stasiun ini melayani rute KRL (Kereta Rel Listrik) dan kereta api lainnya, menjadi akses utama bagi warga Yogyakarta yang ingin menggunakan transportasi kereta.

Penumpang KRL Jogja curhat dilarang masuk ke Stasiun Tugu untuk melaksanakan salat. Curhatan itu pun viral. KAI langsung meminta maaf.
Beredar di media sosial video curhatan calon penumpang KRL yang dilarang masuk ke area peron Stasiun Tugu Jogja sejam sebelum keberangkatan KRL. Penumpang itu mengaku kesulitan untuk salat karena musala di area peron.

PT Kereta Cepat Indonesia (KCI) saat ini juga sedang membangun fasilitas ibadah seperti musala di luar area peron. Ujar Krisbiyantoro

“Saya saat ini berada di Stasiun Tugu Jogja, mau naik KRL ke Solo, tapi KRL baru ada nanti jam 3 sore, ini baru jam 2 kurang sedikit. Nah ini ada satu peraturan untuk yang dilakukan oleh KAI, yaitu sebelum jam 3 kurang seperempat, para calon penumpang KRL itu tidak boleh masuk ke peron, bahkan untuk salat pun tidak bisa,” bunyi narasi dalam video tersebut, Minggu (5/11/2023) akhir pekan lalu.

Sementara KAI telah meminta maaf, kita perlu memahami bahwa pengambilan keputusan semacam ini seringkali tidak mudah, dan menemukan keseimbangan antara kepentingan yang berbeda bisa menjadi tugas yang rumit. Di masa depan, kita berharap bahwa solusi yang lebih baik dapat ditemukan untuk menjaga kenyamanan dan kebebasan beragama para penumpang KRL di stasiun Tugu.

dan kita harap KAI secepatnya membangun musholla di luar peron agar penumpang bisa melaksanakan ibadah dan tidak tertunda untuk melaksanakan ibadah

Leave a Reply